Selamat datang,

  • Call us: 081282242721
  • Mail US : contact_ammarai@ammarai.co.id
  • Call us: 081282242721
  • Mail US : contact_ammarai@ammarai.co.id
  • Jl. Rawamangun No.57
    Cempaka Putih, Rawasari, Jakarta Pusat

  • Mon-Sat, 9.00 - 20.00 WIB
    Sunday Close

Apakah Anda pernah mendengar tentang hipnoterapi? Sering kali hipnoterapi dipakai sebagai terapi untuk mengubah suatu kebiasaan, atau menyembuhkan trauma ataupun depresi. Kebanyakan orang kalau berbicara tentang hipnoterapi, pasti mengaitkannya dengan hipnotis. 

Hipnoterapi telah ada sejak ratusan tahun lalu dengan istilah yang berbeda. Ada sebuah bukti adanya praktek hipnoterapi yang digunakan pada zaman Mesir kuno, yakni sekitar 3000 tahun yang lalu. Kemudian, seorang dokter dari Austria bernama Friedrich Anton Mesmer memiliki kaitan dengan hipnoterapi modern. Mesmer yang awalnya tertarik melihat pertunjukkan magnet di Perancis akhirnya mengembangkan karya hipnoterapinya sendiri.

Di Indonesia sendiri, kata ‘hipnotis’ seringnya dikaitkan dengan tindakan kriminal. Padahal faktanya tidak seperti itu, Anda bisa menolak dihipnotis. Karena hipnotis tidak bisa dilakukan bila orang yang akan dihipnotis ini tidak bersedia untuk dihipnotis atau biasanya alam sadarnya pun otomatis akan menolak hipnotis tersebut.

Mengenal Hipnoterapi dan Hipnosis

Hipnoterapi adalah terapi yang menggunakan metode hipnosis dimana terapis akan melakukan tindakan memasuki alam bawah sadar seseorang untuk memberikan sugesti tertentu sesuai dengan kebutuhan pasien sehingga bisa memberikan manfaat dan dampak positif.

Apa perbedaannya antara Hipnoterapi dan Hipnosis? Hipnosis adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mengusahakan ketenangan dan kejernihan pikiran sehingga Anda bisa masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Dalam proses hipnosis, Anda akan merasa sangat rileks dan fokus. Dalam keadaan ini, Anda bisa menerima sugesti untuk mencapai hasil yang Anda inginkan. Hipnosis sendiri hanyalah sebuah “media” yang digunakan dalam hipnoterapi, yang berarti kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda. Bagi yang mempelajari hipnosis tentunya bisa membawa seseorang masuk ke dalam pikiran bawah sadarnya (melakukan hipnosis), tapi belum tentu bisa menjadi seorang hipnoterapis. Hipnosis hanya bisa membuat Anda merasa rileks dan fokus sehingga Anda lebih mudah menerima sugesti seperti berhenti merokok atau kurangi kecemasan. Sementara itu, dalam hipnoterapi Anda akan diminta untuk menggali ke masa lalu Anda untuk memproses trauma yang menghantui.

Manfaat Hipnoterapi

Walaupun tidak banyak yang memandang negatif terhadap hipnoterapi, sebenarnya banyak manfaat dan kegunaan hipnoterapi. Terapi ini bisa mengatasi banyak permasalahan yang sering dimiliki oleh banyak orang. Tentunya dengan catatan, Anda melakukannya dengan prosedur yang sesuai dan terapis handal. 

Hipnoterapi bermanfaat untuk psikosomatik dimana fungsi otak dan tubuh saling terkait dengan erat, mengatasi ketakutan, kecemasan, disfungsi seksual, dan penyalahgunaan obat terlarang. Selain itu, hipnoterapi juga bisa untuk mengatasi insomnia, gangguan belajar dan komunikasi, rasa duka dan depresi. Fungsi hipnoterapi yang lain adalah untuk membantu mengatasi rasa nyeri, migrain, masalah pencernaan, gangguan kulit, dan efek samping kehamilan. Apabila ada perilaku buruk dari diri Anda yang ingin dihilangkan maka melakukan hipnoterapi bisa menjadi solusinya.

Hipnoterapi sesuai dengan kebutuhan Anda

Tidak semua orang membutuhkan hipnoterapi, namun hipnoterapi bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin diterapi untuk mendapatkan manfaat dan dampak positif terhadap diri Anda maupun kesehatan Anda. Hipnoterapi juga bisa dilakukan di klinik hipnoterapi maupun bisa dilakukan dengan layanan datang ke rumah Anda sebagai fasilitas homecare yang bisa anda nikmati.

Share and Enjoy !

0Shares
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *